Markas PMI Kota Medan
Jl. Palang Merah No.17 Medan - 20151
Phone : +6261 4567638

    You are here

    Donor Darah Aman di Bulan Puasa

    Melakukan donor darah di bulan puasa ternyata bisa membuat kesehatan tubuh menjadi baik lagi. Selain dapat membantu menurunkan berat badan, juga dapat membuat darah pendonor menjadi lebih sehat.

    "Donor darah di bulan puasa ini bisa dilakukan saat malam hari yaitu setelah melakukan taraweh, atau jika ingin dilakukan saat berpuasa bisa dilakukan saat pagi hari sekitar jam 10 pagi ketika tubuh masih segar sehingga tidak lemas. Tapi sebaiknya tidak mendonor darah saat siang hari di saat tubuh sedang lemas," ujar sekretaris PMI Medan, Jhon Lubis disela-sela pelatihan fasilitator Palang Merah Indonesia (PMI) dengan alumni Palang Merah Remaja (PMR) Medan dalam rangka bulan kepedulian lingkungan 2013 di SMK 8 Medan, Selasa (16/7/2013).

    Jhon mengatakan, selain itu, saat bulan puasa seperti sekarang ini masih banyak orang yang percaya mitos donor darah dapat memperlemah atau memperburuk tubuh. Padahal ada banyak keuntungan yang bisa didapat si pendonor darah jika ia menyumbangkan darahnya.
    Keuntungan yang bisa didapatkan seseorang jika ia mendonorkan darahnya untuk orang lain, kata Jhon seperti membantu turunkan berat badan, dan membuat darah menjadi sehat.

    "Donor darah bisa menurunkan berat badan sekitar setengah kilogram. Orang yang rutin donor darah biasanya berat badannya akan terkontrol dengan baik," ujarnya.

    Ia menuturkan,  donor darah di bulan puasa dapat mencegah terjadinya penumpukan zat besi di dalam tubuh
    Zat besi yang terlalu lama berada di dalam tubuh akan membuat jumlahnya semakin meningkat atau tinggi, sehingga bisa berpengaruh buruk pada proses kelainan jantung. Tapi jika ia berdonor darah maka zat besi berlebih ini akan dikeluarkan oleh tubuh dan kadarnya jadi terkontrol dengan baik.

    "Kalau tidak didonorkan, zat besi ini akan dikeluarkan melalui feses tapi jumlahnya terbatas. Belum lagi kita konsumsi protein tinggi dan sayuran yang ada unsur besi. Jadi sebaiknya dikeluarkan agar tidak menumpuk. Terutama masalah bisa timbul pada laki-laki dan perempuan menopause, karena kalau perempuan muda ia dikeluarkan tiap bulan melalui menstruasi," ungkapnya. 

    Sumber : TribunNews